Apalagi setelah ini….?

 

Bebarapa hari ini mata, telinga, otak dan perasaanku menyaksikan hal2 yang mengusikku. Bagaimana tidak,

banjir yang melanda jakarta belum selesai teratasi,

pemandangan mata kita sudah  di warnai dengan antrean panjang beli beras

 

 

 

 

 

 murah di berbagai daerah. Ada apa lagi ini… sekian sembako ganti harga . Kasian deh kita. sudah 60 tahun lebih kita merdeka masih saja ada antrean panjang beli (bukan ambil gratis) beras. Mungkin pak Sby perlu merefresh kondisi Bulog atau yang terkait dengan perberasan dan sembako

Mungkin pak Presiden, Wapres dan  seluruh kabinet perlu dzikir bersama dan mohon Kekuatan dan Ridlo Allah agar permasalah bangsa segera

teratasi.

Separti halnya yang di lakukan Gus Dur dan Dpp Pkb hari ini

yakni Temu Kyai Rakyat sejawa, di kediaman Gus Dur.

Yaaa Gus Dur memang pantas menjadi Bapak Bangsa..konsisten memikirkan rakyat dengan gayanya. 

14 Responses to Apalagi setelah ini….?

  1. betul mba, kayaknya memang terlalu banyak masalah bangsa ini, mudah mudahan ini hanya ibroh/peringatan Alloh saja bukan musibah atau bahkan azab..naudzubillah…. berzikirlah hai bangsaku….bersolawatlah…..mumpung sebentar lagi kita memperingati hasi kelahiran nabi besar…

  2. Beginilah wajah bangsa ini, mbak Eva. Kalau pemimpinnya suka tebar pesona bukan tebar karya, ya rakyat dan bangsa makin kacau balau.

    Makanya pilpress 2009 pilih aja Cak Imin. muda, keren, cerdas dan nggak tebar pesona karena dengan sendirinya sudah mempesona banya orang.. termasuk mbak Eva..he..he..he..

  3. Turut merasa sedih baca bencana alam dan musibah yang melanda Indonesia…. Tsunami di Acheh dan kini Banjir. Semuga Allah memberi perlindungan dan keselamatan pada umat Islam, anak-anak dan mereka yang tidak bersalah. Amiin.

  4. evayuliana.wordpress.com

    Thanks for all, atas komentarnya.
    Bener nih kita harus banyak bertafakur, dzikir dan laen sebagainya.
    Makasih mba 2jay…..

  5. lha gimana bangsa ini mau maju, wong pemimpinnya semuanya bajingan. kalau mau salah-menyalahkan, jangan hanya menyalahkan SBY, PKB pun punya salah, dia adalah bagian dari unsur yang ikut menentukan merah birunya negeri ini, tapi ya ndak bisa berbuat apa-apa, muhaimin itu wakil ketua DPR RI ndess!!!. itu bukan jabatan remeh temeh di negeri maling ini. begini aja deh, apa andil PKB terhadap kerakyatan? ngumpulkan kyai? untuk apa? semua orang tahu kalu itu gerakan politik. cobalah lihat beberapa waktu lalu, ketika muncul isu impor beras, isu kenaikan BBM, ternyata itu hanya jualan dagang sapi semata. artinya apa? PKB justru memperalat isu-isu kerakyatan demi eksistensi kelompok semata. jadi hal-hal seperti yang dilakukan PKB semacam inilah yang membuat Tuhan kita marah.dan satu lagi, Tuhan menjadi sangat marah, kalau pemimpinnya kayak eva….merusak moral bangsa……….!!!!!!

  6. Salam kenal dari kami, anak2 muda di Komunitas Muda untuk Indonesia Bangkit (KOMMIT)

    Regards,
    Gus Maul
    http://gus-maul.blogspot.com

  7. blog mu cukup bagus..sayang jarang di update..tapi memang kadang gak sempat ya dgn aktifitas sebagai politisi yg ruarbiasa syibuknya!

  8. wah..salut to mas saiman. mari dengan kepala dingin kita bertukar pikiran lewat tulisan. Jangan mengedepankan emosi semata, bagaimanapun sosok Gus Dur tetaplah seorang ulama besar dan PKB adalah satu-satunya partai yang resmi dan syah dilahirkan oleh NU, jamiiyyah terbesar di Indonesia. dan Cak Imin adalah pemimpin yang cerdas dan progresif.
    Sedang pemerintahan sekarang hanyalah tebar pesona dan menurut kami itu adalah pemerintahan semu, maka tuhan memberi teguran lewat tanda-tanda alam. Ayo Sadar dan dukung terus Gus Dur…

  9. Assalamu’alaikum wr wb,

    Rekan2 perjuangan semuanya …

    Pemilu 2009 di depan mata .. banyak sekali perjuangan rekan, teman, dan semuanya pecinta PKB untuk bisa menuju kemenangan PKB yang maha berat ini.

    Saya mungkin “rada” optimis dengan target 2 besar di pemilu nanti seperti yang disampaikan petinggi DPP beberapa waktu lalu. Kata “rada” mungkin bisa dimaklumi karena kondisi realitas politik internal dan eksternal yang terjadi selama ini.

    Yang jelas, seandainya arus bawah PKB pada diam apakah target itu bisa berhasil. Niscaya tidak ! Namun saya begitu senang dengan kombinasi pengurus DPP sampai level ke bawah yang digerakkan oleh kaum muda PKB yang progressif dan berjiwa loyalitas tinggi.

    Bagi Anda yang duduk dalam kepengurusan PKB, kami begitu berharap program2 partai bisa dijalankan dengan baik dan tanggungjawab serta menyentuh lapisan masyarakat di bawah, perihal ini mudah2an PKB2 di cabang bisa meniru langkah DPC PKB di Jawa Barat dengan gebrakannya, berupa pengobatan gratis dll, dan katanya ada MASURA bulan mei nanti.

    Dalam pandangan saya, kegiatan MASURA begitu efektif untuk mengakrabkan kembali hubungan jama’ah, khususnya NU dengan PKB. Banyak sekali di daerah yang hubungan NU dan PKB belum begitu kondusif. Oleh karenanya, langkah cerdas Gus Dur dengan MASURA nya ini mudah2an bisa dijalankan juga dengan PKB di manapun.

    Sedangkan saya dan mungkin rekan2 pendukung PKB di luar kepengurusan, hanya bisa berusaha dalam kapasitasnya dengan cara kami masing2 juga. Mungkin di antara kami ada yang sifatnya propaganda pemikiran Gus Dur, tukang counter untuk anti Gus Dur, analis politik pro-PKB, dll, termasuk yang jago IT bisa menyumbangkan ilmunya untuk sosialisasi PKB melalui dunia maya.

    Sebagai bagian dari usaha sosialisasi yang semakin luas kepada masyarakat virtual, kami mencoba menyuguhkan blog spesial “Bergerak Menyongsong Kemenangan” di alamat : http://muda-pkb.blogspot.com.

    Blog ini dalam tahap pengembangan dan kami sangat berharap partisipasi rekan2 dalam hal tulisan, saran konstruktif untuk perbaikannya. Mohon maaf sebelumnya karena nama blog Anda “langsung” kami masukkan dalam daftar “link PKB’s Fans” tanpa pemberitahuan lebih dahulu.

    Mudah2an Allah memberkahi perjuangan kita semua. Amin

    Wallahul Muwaffiq Ilaa Aqwamit Tariq
    Wassalamu’alaikum

    ————————-
    Silakan forward-kan email ini ke rekan seperjuangan Anda yang lain. Terimakasih

  10. weleh, mbaaakkk….. nge-blog wae kok serius banget.

    main aja, santai-santai di blog-ku yang lain, yang jelas lebih asyik dibanding personal blog-ku.

    gus dur juga ada di sana. tapi gus dur yang suka jajan gudeg ceker…. :p

    http://solo.dagdigdug.com/

  11. Assalamu alaikum……..

    Saya tertarik dengan salah satu komentar yang mengatakan “ walah mbak mbak ngeblog aja kok serius amat “ . Memang saya juga menangkap ada kesan bahwa pemilik blog ini begitu antusiasnya bicara tentang kata “ PERJUANGAN “. Sampai sampai saya jadi merasa risih mendengarnya. Begitu ngototnya sampean mengatakan perjuangan ini lah , itu lah, seakan mengalahkan semangat para pejuang terdahulu yang terkadang masih terngiang di kuping saya.

    Saya tak takon ya, Mbak. APA SIH YANG SAMPEAN PERJUANGKAN……….?
    Terus terang saja, sepengetahuan saya tidak ada satupun politikus di dunia ini yang benar benar berjuang untuk negaranya apalagi untuk agamanya. Ironisnya lagi sampai meneriakan selogan membela yang benar. MAASYA ALLAAAAH………, menangis hati kecil ini.

    Saya butuh jawaban yang sejujur jujurnya dari para politikus siapapun dia.

    Apa yang sebenarnya menjadi hijroh niatan sampean sampean hingga memilih menempuh perjalanan sisa usia ini menjadi seorang politikus.Benarkah sampean ingin menjadi seorang politikus agar dapat berjuang membela kepentingan rakyat. Atau sampean ingin menjadi seorang politikus agar bisa mendapatkan sesuatu karena adanya predikat yang sampean sandang,

    Tidak politikus manapun yang memilih jawaban kedua, Mbak. Tapi mata yang waras dapat merasakan bahwa pada kenyataannya, tidak ada satu orang politisi pun yang konsisten dengan ucapannya.

    Para politisi pasti mengatakan bahwa kalimat saya di atas adalah fitnah atau tuduhan subyektif semata dari orang yang gak suka politik. Dan saya pun akan menanggapinya lagi dengan pertanyaan, haruskah pernyataan saya tersebut dibuktikan. Bukankah jika para politisi mau jujur pada dirinya maka mereka pun tahu bahwa memang demikian keadaa yang sebenarnya.

    Tidak usah kita buka mata lebar lebar sebenarnya kita telah menyaksikan bukti sejarah bahwa negeri kita bernasib seperti sekarang ini disebabkan karena adanya system politik yang dari dulu sampai sekarang tidak benar adanya. Bagi para politisi yang katanya punya punya wewenang membuat peraturan, mengawasi dan mengesahkan kebijakan atau program program pemerintah, seharusnya tugas tersebut adalah amanat dari masyarakyat yang harus dijunjung setinggi mungkin. Akan tetapi faktanya semua politikus lebih matian matian membela kepentingan kelompok bahkan individunya masing masing dibandingkan mendengar suara rakyat yang diwakilinya.

    Saya tidak akan berlarut larut mengarang cerita, dan rasanya akan lebih jelas jika langsung kita melihat kasus kasus yang terjadi. Saya pun tidak akan menyoal masalah ketimpangan ketimpangan atau ketidak adilan yang sudah jelas jelas terjadi seperti kemiskinan, kebodohan, penggusuran dan sebagainya karena toh masyarakyat juga sudah tahu bahwa para politisi tidak pernah ada yang bisa atau mau menunjukkan peranan yang berarti seperti yang diharapkan rakyat. Yang tidak luput dari sorotan adalah sepak terjang para politisi terutama di saat mereka berjuang membabi buta memperebutkan jatah yang harus didapat untuk kepentingan kelompok atau dirinya. Jatah di sini tidak sekedar berupa hal hal menyangkut dil dil politik terhadap polesi kebijakan yang akan diambil, akan tetapi banyak hal yang semestinya serta sepenuhnya adalah menjadi hak hak rakyat pun para politisi dengan tidak malu malunya memperebutkannya. Sebut saja program rutin tahunan pemerintah seperti proyek proyek pembangunan, pendidikan, kesejahteraan, kesehatan dan sebagainya yang menelan biaya sedemikian banyaknya ternyata tidak luput menjadi hal yang diperebutkan.

    Tidakkah kita melihat bahwa RAPBD dan RAPBN seharusnya dibuat dan dilaksanakan agar masyarakyat banyak bisa merasakan hasil pembangunan yang seharusnya bisa mereka nikmati. Tetapi yang saya tidak habis pikir, dan ini telah menjadi rahasia umum, bahwa uang rakyat yang seharusnya kembali kepada rakyat lagi, ternyata sudah menjadi incaran anggota dewan bahkan di saat sebelum RAPBD atau RAPBD dibuat. Sungguh ini tindakan yang amat keji. Rakyat kecil seperti saya ini bukannya tidak tahu bahwa ketika pemerintah mengusulkan DSP ( daftar sekala prioritas ) program pembangunan yang seharusnya dikaji dan nantinya disahkan oleh anggota dewan, ternyata mulai sejak saat itu sudah terjadi tawar menawar. Tawar menawar tidak cuma sekedar menyoal berapa jatah yang bisa di dapat dari masing masing pos anggaran tetapi bahkan sampai kepada tender perusahaan mana yang nantinya menangani proyek proyek tertentu dan kira kira seberapa besar fee yang nantinya bisa diperoleh. Na’uudzu biLLah. Sekali lagi ini baru tahap pengusulan DSP. Tragisnya lagi seringkali terjadi hanya karena ada pihak lain di luar pemerintah dan dewan ( swasta ) yang berani memberikan atau membayar fee di depan, maka pemerintah bekerjasama dengan panitia anggaran di DPR tidak segan segan memarkup berapapun nilai PAGU sesuai yang diminta oleh pihak swasta tersebut, sehingga proyek yang seharusnya hanya menelan biaya tidak seberapa, seringkali membengkal sampai ratusan kali lipat. Bermilyar milyar bahkan trilyunan uang rakyat yang habis hanya di makan oleh pemerintah dan para politikus. Akan jadi apa negeri ini kelak……………………?

    Mungkin tidak semua para politisi kita yang mau secara langsung terjun dalam kubangan system kotor seperti yang saya contohkan di atas. Tetapi diamnya mereka bukan berarti mereka tidak tahu. Dan kenyataannya tak ada yang bisa mereka lakukan untuk mencegahnya. Kalau mau jujur, rata rata politisi alim lebih memilih menerima bagian secara diam diam karena mereka pikir daripada tidak mendapatkan apa apa. Inilah mental politisi kita yang sesungguhnya yang di mana mana selalu menyebut dirinya berjuang demi rakyat untuk kepentingan rakyat, rakyat dan rakyat.

    Maaf, Mbak…. Eva. Saya dan mungkin banyak orang orang selain saya sudah gak percaya lagi dengan politik. Coba Mbak Eva Tanya langsung sama Pak Dur, dana DKP itu sebenarnya jluntrungnya gimana………………………..?

    Bersyukurlah para politikus yang tertangkap dan dipenjara karena korupsi, karena itu adalah pertanda bahwa anda masih disayang Allah dimana Dia masih memberi kesempatan kepada anda bertobat.

    Bagi yang lolos dari tuduhan korupsi, bukan berarti anda selamat tetapi karena Allah masih membiarkannya.

    Percaya atau tidak………..!
    Keniscayaan dari sebuah predikat akan menyeret seseorang ke dalam penjara kemunafikan, sedangkan kegagalan adalah hidayah yang tidak kita sadari.

    Wallahu A’lam , Assalamu alaikum

    Kulingdon plis……!
    http://hilyafashna.blogspot.com

  12. Imam Muharror

    Eva, apa kabar neh. Susah banget dihubungi. Apa sekarang jadi staf ahli menteri ya ? Wah ruar biasa saudariku ini.

  13. Assalamu “alaikum wr wb,
    terus terang mbak, yang menarik saya untuk nengok blog ini adalah wajah mbak yang begitu indonesia banget. Selama ini saya hampir muntah dengan wajah-wajah indo yang setiap malam ditayangkan oleh produser-produser yang saya curigai sudah tipis keindonesiaannya, karena mereka sudah mencoba merubah standar ideal wajah-wajah kita. Lebih mual lagi dengan tingkah laku para anggota dewan kita yang mulai keliatan bejatnya satu persatu. Well itu saja mbak, kayaknya saya akan rajin nengok blog mbak, terutama kalau di update. Salam kenal dari kota Ambon, yang sebentar lagi mau Pilkada.

    Wassalamu “alaikum wr wb

  14. ang siap2 ngko kalah kalau kalah gimana hayombak meh pemilu lho, gek nd

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s